Recent Posts

Lonjakan Penumpang di Terminal Jelang Pergantian Tahun Baru 2021-2022 Tidak Siknifikan

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain


Www.News Investigasi.com,Jakarta--

Jelang Pergantian Tahun Baru 2021 - 2022,Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat, para penumpang yang akan menggunakan libur keluar daerah tidak siknifikan. Selasa (28/12/2021).

Kepala Terminal Bus Kalideres Revi Zulkarnain saat di temui awak media di kantor mengatakan, "  Terminal Bus Kalideres, Untuk lonjakan Penumpang pada saat pergantian Tahun baru 2021-2021 tidak Siknifikan, mungkin ada beberapa Faktor yang menyebabkan warga masyarkat enggan untuk berpergian atau berlibur kekampung halamaan.

" Salah satunya mungkin warga masyarakat menilai masih dalam keadaan Covid-19 dan perekonomian yang masih belum stabil ".

Di tahun pergantian Tahun Baru 2021 - 2022 ini diterminal Bus Kalideres tidak terlihat 3 tahun kebelakang, warga masyarakat banyak yang berlibur dan memanfaatkan hari libur dan pergantian Tahun Baru kekampung Halamannya.

Mudah-mudahan di tahun berikutnya Penyebaran Wabah Virus Corona Covid-19 berakhir, sehingga Perekonomian bangsa kita kembali pulih dan warga masyarakat sudah merasa tenang akan melakukan aktivitas nya secara normal.

Revi menambahkan, dan Kemungkinan arus balik warga masyarakat yang dari daerah datang ke jakarta pada tanggal 5 Januari 2022 mendatang.Kata Revi.

Ditempat terpisah Pengurus PO bang Kopi beliau menuturkan, Sepinya Warga masyrakat yang akan menggunakan jasa angkutan di terminal Bus Kalideres pada pergntian Tahun Baru 2022 ini disebabkan banyaknya dan berjamurnya Terminal Bayangan di setiap sudut Jakarta Barat yang tampa mengedepankan Protokol Kesehatan langsung bisa menaiki penumpangnya untuk berlibur kekampung Halamanannya.

" Kalau di Terminal Bus Kalideres ini kan selalu mengedepankan Protokol Kesehatan ( Prokes ) bagi para Penumpang yang akan menggunakan Jasa angkutan tersebut'.

Jadi hal yang wajar kalau Terminal Bus Kalideres ini sepi selama pergantian malam Tahun Baru 2021-2022 ini.

Kopi menambahkan, Saya berharap keepada instasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta terutama kepada Kementrian Perhubungan agar menindak tegas para terminal bayangan tersebut dalam menjalan beroperasinya armada bus tersebut.Ujarnya Kopi.

( AS)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.