Recent Posts

Pedagang di Terminal Kalideres Menjerit Karna Sepi Penumpang

Kopi Pemilik kios di Terminal Bus Kalideres.

Www.News Investigasi.com,Jakarta--

Masa Pandemi Wabah Covid-19 sangat dirasakan oleh para Pemilik Kios yang berada didalam Terminal Kalideres Jakarta Barat.

Hampir 3 tahun wabah Covid-19 melanda Ibukota dan daerah dirasakan oleh warga masyarakat yang akan mengais rizki yang tidak menentu.


Terlihat oleh awak Media News Investigasi.com, Sangat Miras terlihat para pemilik kios yang berdagang di dalam Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat, karna sepi Penumpang.Jum'at (31-12-2021).

Salah satu Pedagang Pemilik Kios didalam Terminal Kalideres Bang Kopi beliau mengatakan, Kami Pemilik kios yang berdagang didalam Terminal Kalideres sudah pada menjerit dan merana selama masa pandemi wabah Covid-19 ini Karna sepi Penumpang.

Sepinya pemumpang dikarnakan banyak nya terminal bayangan yang menjemur di Jakarta Barat ini, yang pada akhirnya para penumpang tidak masuk kedalam terminal Kalideres.

" Dari banyaknya Terminal bayangan tersebut sebanyak 59 kios dan 129 PO Bus yang berada didalam terminal Kalideres " Mati Suri ".

Kopi menambahkan pada dasarnya Bus tidak boleh lagi mengangkut dan menurunkan penumpang di sembarang tempat. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No 15 Tahun 2019, armada bus wajib masuk terminal.

"Jadi semua kendaraan bus wajib menurunkan dan mengangkut penumpang hanya di terminal yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah".

Jadi saya mohon kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan KUPT Jakarta agar memperhatikan kami dalam mengais Rizki didalam terminal Kalideres ini, dan Kalau Perlu bagi PO bus yang melanggar Permenhub tersebut diberikan sanksi berupa teguran keras. Jika tidak mematuhi, izin trayeknya akan dicabut.

Semuanya harus di terminal tanpa kecuali, jadi tidak ada lagi alasan apapun bagi PO bus dan pemilik bus untuk tidak mentaati aturan Permenhub,"tutupnya.Kopi.

(AS)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.