Recent Posts

Dua oknum polisi Serta seorang Warga sipil di Tetapkan Sebagai Tersangka, Pengeroyokan Remaja


Ilustrasi pengeroyokan 

Www.News Investigasi.com,Jakarta--


Polres Metro Jakarta Timur telah merampungkan penyidikan terkait pengeroyokan remaja usia 14 tahun di Jakarta Timur. 

Dua oknum polisi inisial T dan S, serta seorang warga sipil inisial J ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah ditetapkan tersangka tiga-tiganya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqafi kepada wartawan, Kamis (6/1/2022).

Ketiganya dijerat dengan Pasal 170 tentang tindak pidana kekerasan terhadap orang lain yang dilakukan secara bersama-sama dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara.

"(Dikenakan) Pasal pengeroyokan 170," ucap Ahsanul.

Ahsanul menerangkan, pelaporan kedua tersangka perihal perusakan kaca mobil yang diduga dilakukan oleh sekelompok remaja yang menjadi awal mula pengeroyokan kini masih dalam proses di kepolisian. Ahsanul sendiri belum menjelaskan secara detail apakah kedua oknum polisi sudah dicopot atau belum.

"Masih proses itu. Kurang tau, kan anggota Mabes itu," ujar Ahsanul.

Seperti diketahui, dua anggota Polri dilaporkan atas tindakan pengeroyokan terhadap remaja berusia 14 tahun. Ironisnya, mereka mengeroyok remaja tersebut menggunakan tongkat Polri.

"Ketiga pelaku secara bersama-sama memukuli kedua korban dengan menggunakan tangan kosong dan tongkat Polri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan dalam keterangannya, Jumat (24/12).

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua buah tongkat besi warna hitam berlogo Tribata Polri, satu unit kendaraan roda empat, dan pakaian terduga pelaku.

Peristiwa pengeroyokan itu diketahui terjadi pada 11 November 2021. Korban pun melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Timur.

( RD)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.