Recent Posts

Banggal Aritonang : Sepinya Terminal Kalideres Berjamurnya Terminal Bayangan

Wakil Ketua Paguyuban Terminal Kalideres Jakarta Barat Bang Banggal Aritonang, memberikan Keterangan dihadapan para awak Media menyikapi sepinya Penumpang diterminal Kalideres Jakarta Barat.

Www.News Investigasi.com--

Jakarta-- Setuasi terminal kalideres Jakarta Barat yang dulu diramaikan oleh para penumpang yang akan berpergian kekampung halamannya.

Kini keberadaanya terminal kalideres mati suri tidak seperti yang dahulu kala sebelumnya.

Dari setuasi tersebut Wakil Ketua Paguyuban Terminal Kalideres ( PTK ) Jakarta Barat, memberikan keterangan kepada awak media tentang sepinya terminal tersebut.

Banggal Aritonang yang akrab dipanggil dengan Bang Banggal beliau mengatakan, Kami Paguyuban Terminal Kalideres ( PTK ) Jakarta Barat saat ini sangat prihatin hampir 3 tahun ini keberadaan Terminal Kalideres sepi dari para penumpang yang akan menggunakan jasa tranortasi berpergian kekampung halamannya.Jum'at ( 18-2-2022).

" Pemantauan Kami dari Paguyuban Terminal Kalideres ( PTK ) disebabkan adanya pengetatan Protokol Kesehatan ( Prokes ) seperti pemberlakuan wajib memakai masker, pengecekan suhu badan, pengecekan antigen, pengecekan barcode pelindung didalam terminal kalideres yang selalu patuh mengikuti aturan dari Pemerintah guna pencegahan penyebaran wabah Virus Covid-19".

Dan yang miris kami telusuri tidak kalah pentingnya sepinya terminal kalideres disebabkan telah banyak nya berjamur Terminal Bayangan di Jakarta Barat, yang mengakibatkan para penumpang beralih menggunakan jasa tranportasi keterminal bayangan tersebut.

Dari pemantauan kami Pemerintah harus bertindak dengan tegas terhadap terminal bayangan tersebut, dikarnakan keberadaanya telah melanggar Permenhub 15 Tahun 2019 tentang mekanisme ( menaikan dan menurunkan penumpang hanya di wajibkan diterminal yang resmi yang ditunjuk oleh Pemerintah ). Dan juga keberedaan Terminal Bayangan telah melanggar Pergub 8  tentang Penertiban Umum.

Banggal menambahkan ' apalagi di Terminal Bayangan tidak mematuh protokol Kesehatan ( Prokes ), banyak yang tidak memakai maskes, tidak adanya pengecekan antigen, tidak adanya Barcode Pelindung yang telah diwajibkan oleh Pemerintah, dan juga keberadaan Armada busnya telah mengganggu ruas jalan yang akan menimbulkan kemacetan lalulintas.Ujarnya Banggal.

( AS )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.