Recent Posts

AKP Syafri Wasdar.SH,.MH : Berikan Imbauan Kepada Warga Yang Kehilangan Motor Ke Polsek Kalideres

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Akp Syafri Wasdar.SH,.MH.

www.News Investigasi.com,--


JAKARTA - Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kejahatan dari para pelaku penipuan belasan motor yang terjadi di wilayah Kalideres Jakarta Barat.

Dalam Pengungkapan Puluhan Kendaraan tentu menjadi perhatian publik bagi pemilik motor yang pernah kehilangan dan tertipu oleh Pelaku Kejahatan.

Dari lima komplotan kejahatan penipuan dengan modus skenario para pelaku kepada korban anak anak dibawah umur yang membawa sepeda motor. Motif pelaku kepada korban, mensiasati korban, bahwa korban telah skenario berpura pura para korban telah melakukan penganiayaan kepada adik pelaku.

Dan saat korban mengendarai sepeda motor, kemudian pelaku memotong jalan dan menuduh korban telah bertengkar dengan adik pelaku. Kemudian agar korban percaya salah satu pelaku mengajak korban untuk bertemu dengan adik perempuan pelaku.

Lalu pelaku pinjam kunci dan motor korban dengan alasan akan menjemput dua orang teman korban yang diturunkan dijalan, kemudian para pelaku kabur membawa sepeda motor  korban.


Dari peristiwa kejahatan itu Polsek Kalideres berhasil menangkap 5 orang pelaku, dua pelaku penipu dan tiga penadah satu diantaranya seorang wanita.

" Dari kejahatan para pelaku dan penadah belasan barang bukti motor saat ini masih diamankan dan berada di Polsek Kalideres. Sabtu (21/5/2022).

Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar.SH,.MH, telah memberikan imbauan dan kemudahan untuk mengambil motor para korban yang sudah diamankan.


" Untuk saat ini korban belum ada yang datang untuk mengambil motornya, kami juga sudah sampaikan pada masyarakat untuk bisa mengambil motornya, namun dengan di lengkapi surat surat yang lengkap kepemilikannya." kata Syafri.

lanjut Akp Safri Wasdar Dia Mengatakan untuk pengambilan motor harus di lampirkan surat kehilangan kepolisian, bagi yang sudah memiliki surat laporan kehilangan nanti akan ada prosedurnya.Yang mana kami akan menghubungi kantor polisi yang mengeluarkan surat tersebut, agar tidak hutang kasus,  maksud dari hutang kasus adalah barangnya sudah diserahkan tetapi kasus masih berjalan.


Syafri juga menjelaskan, untuk para korban yang merasa tertipu saat itu, untuk pengambilan motor gratis tidak ada dipungut bayaran apa pun, ini kami yang jamin." tandas Syafri.

( DT )

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.